Intip Metode Pembayaran Online Ter-Eksis Di Indonesia


Thumbnail

Perkembangan teknologi digital di era 4.0 seketika mengubah kebiasaan masyarakat dalam melakukan transaksi pembayaran. Sekarang, semua bisa dilakukan hanya dengan satu genggaman saja. Hal ini tentunya sering kita alami saat kita berbelanja, transfer uang, membeli pulsa, menaiki transportasi umum, membayar parkir, membayar tagihan mencakup listrik dan telepon dan bahkan kegiatan beramal pun kita tidak perlu menggunakan uang tunai lagi karena sekarang sudah banyak metode-metode pembayaran online yang tentunya lebih efektif dan efisien. Kesadaran masyarakat mengenai hal tersebut membuat para pebisnis dan investor semakin gencar untuk bersaing dan berinvestasi dalam bidang finansial teknologi terutama dalam usaha digital money atau uang elektronik.

Sumber : Eastsprings Investments 2019

Grafik diatas menunjukkan tingkat presentase transaksi uang elektronik terhadap total transaksi keseluruhan dari berbagai negara. Indonesia memiliki presentase sebesar 25% dengan populasi 260 juta jiwa, dimana angka tersebut menunjukkan bahwa Indonesia masih termasuk dalam masa transisi dan masih memiliki potensi yang besar menuju cashless society atau transaksi non tunai jika dibandingkan dengan negara-negara lain, seperti negara Korea Selatan yang sudah mencapai status cashless society dengan persentase sebesar 83%.

 Sumber : Indonesia Millenial Report 2019

Menurut hasil riset yang dilakukan IDN Research Institute mengenai perilaku millennial Indonesia dalam transaksi non tunai, kartu debit memiliki presentase tertinggi sebesar 64,2% dibandingkan dengan lima produk metode pembayaran lainnya seperti e-wallet, e-money, kartu kredit, mobile banking, dan internet banking. 

Untuk lebih jelasnya, yuk simak penjelasan dari berbagai macam metode pembayaran yang sudah eksis di Indonesia berikut ini.

Kartu Debit

Penggunaan kartu debit dalam melakukan transaksi pembayaran terbilang cukup praktis. Kartu debit ini berisi saldo tabungan yang Anda miliki. Kartu debit hanya dapat dikeluarkan oleh perusahaan perbankan saja. Artinya perusahaan bukan bank tidak bisa mengeluarkan kartu debit. 

Penggunaan kartu debit dapat digunakan melalui mesin ATM untuk mengambil uang dari rekening tabungan Anda atau melakukan transfer antar bank dan tentunya dengan nominal tidak melebihi saldo di rekening. Kartu debit juga dapat digunakan untuk berbelanja dengan menggesek kartu di mesin EDC di setiap tempat, seperti toko, supermarket, department store, salon hingga restoran tertentu yang menerimanya.

E-Wallet

E-wallet merupakan produk dompet digital dengan menggunakan aplikasi dalam penggunaannya. Penggunaan e-wallet merujuk pada uang elektronik yang berbasis server, sehingga dalam penggunaannya, konsumen harus terkoneksi dengan server penerbit dan internet. Beberapa contoh e-wallet yang cukup dikenal di masyarakat luas diantaranya, T-Cash Telkomsel, XL Tunai, DANA, OVO, Doku wallet, Gopay dan lain sebagainya. 

Sebelum melakukan transaksi, Anda harus mengisi saldo e-wallet terlebih dahulu melalui jaringan penerbit uang elektronik seperti mesin EDC, ATM, internet bankingmobile banking, atau bisa juga melalui gerai ritel seperti Alfamart, dll.

Pada umumnya, e-wallet digunakan untuk melakukan transaksi pembayaran pada saat belanja online maupun offline serta pembelian pulsa telepon. Dengan e-wallet, pembayaran akan menjadi lebih efekif dan efisien karena hanya menggunakan aplikasi pembayaran dan jaringan internet sehingga tidak perlu lagi melalui mesin ATM ataupun mesin EDC.

E-Money

E-money merupakan uang elektronik yang berbasis chip dimana sebuah chip ditanamkan pada sebuah kartu. Pada umumnya, e-money biasa digunakan untuk penggunaan transportasi umum seperti kereta atau bus transjakarta, pembayaran jalan tol, pembelian tiket tempat hiburan, dan lain sebagainya. 

Sama halnya dengan e-wallet, sebelum melakukan transaksi, Anda harus mengisi saldo e-money terlebih dahulu melalui jaringan penerbit uang elektronik seperti mesin EDC, ATM, internet bankingmobile banking, atau bisa juga melalui gerai ritel seperti Alfamart, dll.

Kartu Kredit

Kartu kredit biasa disebut sebagai kartu utang karena fungsinya yang dapat digunakan untuk meminjam uang ke bank penerbit dengan batas tertentu dan dibayar sebelum jatuh tempo. Pembayaran bisa secara cicil atau lunas. Bila terlambat, ada denda yang ditetapkan bank penerbit. Semakin besar jumlah transaksi yang dipakai, maka bunga yang dikenakan juga akan semakin besar. 

Berbeda dengan kartu debit, kartu kredit tidak perlu memiliki rekening tabungan di bank penerbit kartu kredit dan tidak perlu memiliki saldo di rekening tabungan karena sifatnya sebagai kartu yang bisa menghutangkan dengan jumlah pinjaman yang memiliki batasan tertentu dan juga transaksi harian. 

Kartu kredit sering diikuti dengan promo, memberi kemudahan dalam bertransaksi di luar negeri, dapat digunakan untuk membayar kebutuhan mendadak, dan dapat membayar semua tagihan seperti pembayaran telepon, listrik, asuransi dan sebagainya setiap bulan karena dengan mendaftarkan semuanya di kartu kredit, Anda dapat langsung membayar setiap kali tagihan datang.

Mobile Banking

Mobile banking atau biasa disebut dengan m-banking merupakan layanan yang memudahkan penggunanya melakukan transaksi pembayaran melalui ponsel atau smartphone. Layanan m-banking dapat digunakan dengan menggunakan menu yang sudah tersedia melalui aplikasi yang dapat diunduh dan diinstal oleh pengguna.

Dengan m-banking Anda tidak perlu lagi ke ATM hanya untuk sekedar mengecek saldo atau melakukan transfer antar bank karena semua kegiatan tranaksi perbankan bisa dilakukan hanya dengan menggunakan m-banking pada ponsel Anda.

Internet Banking

Internet banking memiliki kegunaan yang sama dengan m-banking. Namun yang membedakannya adalah interent banking hanya membutuhkan koneksi internet dan bisa digunakan dengan berbagai jenis gadget seperti laptop, tablet, atau ponsel sehingga memudahkan penggunanya karena tidak perlu memiliki aplikasi seperti m-banking. Selain itu, internet banking memerlukan alat token yang berfungsi untuk melakukan otentikasi transaksi perbankan seperti transfer, pembelian, dan pembayaran.

Alasan mengapa masyarakat Indonesia memilih metode pembayaran tertentu bukan semata-mata hanya soal kepraktisan saja yang menjadi pertimbangan. Namun faktor kebiasaan dan tingkat kepercayaan juga berpengaruh dalam pengambilan keputusan yang mereka lakukan.

MPS hadir untuk menjadi solusi yang dapat menjawab kebutuhan merchant Internal Telkom karena MPS sudah menyediakan berbagai metode pembayaran yang memudahkan pelanggan Anda dalam melakukan pembayaran. Selain itu konfirmasi pembayaran secara otomatis akan diberitahukan oleh MPS kepada merchant Anda secara real time. 

Maka dari itu, yuk segera integrasikan merchant Anda dengan Kami!